Sebagai bentuk kepedulian atas musibah bencana alam gempa bumi yang terjadi di Pulau Flores, Indonesia Max Owners (IMO) menggalang bantuan dari 178 Club Max Series…
AlanBIKERS– Sebagai bentuk kepedulian atas musibah bencana alam gempa bumi yang terjadi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada hari Sabtu, (15/8) lalu, Indonesia Max Owners (IMO) menggalang bantuan dari 178 Club Max Series untuk membantu korban terdampak bencana alam tersebut melalui gerakan IMO Peduli korban gempa NTT.
Bro Iduy, Presiden Indonesia Max Owners (IMO) yang merupakan Induk Organisasi Max Series pertama di Indonesia ini mengatakan, penggalangan dana dilakukan dengan menghimbau 178 Club Max Series dari 10 Regional yang bernaung dibawa IMO.
Seluruh member club Max Series dari berbagai Regional diajak secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“Kami mengeluarkan himbauan untuk membantu korban gempa NTT dari sedikit rezekinya, yang rencananya nanti kita minta bantuan Bikers Lintas Flores (BLF) untuk mendistribusikan bantuan ini ke lokasi gempa. Dalam penggalanagn donasi ini tidak bersifat wajib, IMO juga tidak menetapkan nominalnya, sifatnya sukarela,” jelas Bro Iduy di Jakarta (31/8).
Melalui gerakan IMO Peduli korban gempa NTT, dengan waktu sekitar satu minggu ini berhasil terkumpul donasi senilai Rp 26.000.000 (Dua puluh Enam Juta Rupiah).
Bantuan IMO Peduli Gempa NTT sudah disalurkan selama 3 hari dimulai dari tanggal 30 Agustus – 1 september 2026 berupa sembako dan obat-obatan ke lokasi Kec. Keo Tengah kab. Nagekeo, yaitu ke Desa Wituromba Uwa, Desa Udiworowatu, Desa Maunori, dan Desa Giri Wawo.
Bro Jefry Hermawan, Ketua Bikers Lintas Flores (BLF) mengucapkan terima kasih juga atas kepercayaan Indonesia Max Owners kepada BLF yang menyalurkan bantuan gempa NTT ini. “Ini bukti bahwa klub motor itu juga bersinergi, saling membantu,” ujar Bro Jefry.
Di kesempatan yang sama, Bro Wahwi mewakili Humas IMO mengucapkan terima kasih kepada seluruh klub yang tergabung dalam IMO atas donasinya untuk korban gempa di NTT.
“Ini merupakan langkah kongkret untuk memastikan semangat gotong royong tetap hidup di masa sulit. Budaya peduli dari teman-teman Max Series yang tergabung di Indonesia Max Owners untuk membantu korban gempa di NTT ini, diharapkan menjadi cerminan bagi masyarakat Indonesia untuk saling tolong menolong”, tutup Bro Wahwi. (IMO/AB).
Indonesia Max Owners menggalang donasi Rp26 juta dari 178 Club Max Series untuk membantu korban gempa NTT. Bantuan disalurkan melalui Bikers Lintas Flores.
JAKARTA – Kepedulian terhadap korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) ditunjukkan Indonesia Max Owners (IMO). Organisasi yang menaungi komunitas Max Series tersebut menggalang donasi dari 178 Club Max Series yang tersebar di 10 regional untuk membantu masyarakat terdampak bencana di Pulau Flores.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 (M7,7) mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 04.58.23 WIB atau 05.58.23 WITA.
Berdasarkan hasil analisis dan pemutakhiran parameter Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episentrum gempa berada di laut pada koordinat 8,41° Lintang Selatan dan 121,39° Bujur Timur, sekitar 30 kilometer arah timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, dengan kedalaman 15 kilometer.
Gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang bersumber dari aktivitas Flores Back-arc Thrust dengan mekanisme sesar naik (thrust fault). Karena lokasi episentrum berada di laut dan mekanismenya menyebabkan pergerakan vertikal dasar laut, gempa tersebut juga memicu tsunami di sejumlah wilayah pesisir.
BMKG kemudian mengakhiri peringatan dini tsunami pada pukul 07.30 WIB pada hari yang sama setelah tidak lagi mendeteksi kenaikan muka air laut yang signifikan dan membahayakan masyarakat di wilayah pesisir terdampak.
Gempa utama tersebut juga diikuti aktivitas gempa susulan yang cukup tinggi. Berdasarkan pemutakhiran BMKG hingga 20 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB, tercatat 3.394 gempa susulan dengan magnitudo antara M1,1 hingga M6,2.
Atas musibah tersebut, Indonesia Max Owners (IMO) menggalang bantuan dari 178 Club Max Series untuk membantu korban gempa bumi di NTT.
Langkah tersebut menjadi bentuk kepedulian IMO sebagai induk organisasi Max Series pertama di Indonesia terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
Indonesia Max Owners Galang Donasi dari 178 Club Max Series Presiden Indonesia Max Owners (IMO), Iduy, mengatakan penggalangan dana dilakukan dengan mengimbau 178 Club Max Series dari 10 regional yang berada di bawah naungan IMO.
Seluruh member Club Max Series dari berbagai regional diajak secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“Kami mengeluarkan imbauan untuk membantu korban gempa NTT dari sedikit rezekinya, yang rencananya nanti kita minta bantuan Bikers Lintas Flores (BLF) untuk mendistribusikan bantuan ini di lokasi gempa,” ujar Iduy di Jakarta, 31 Agustus 2026.
Iduy menegaskan bahwa donasi tersebut tidak bersifat wajib dan IMO juga tidak menetapkan nominal tertentu.
“Tidak, tidak. Namanya donasi, bukan kewajiban. Silakan saja, tidak ditarget,” jelas Iduy.
IMO Peduli Berhasil Kumpulkan Donasi Rp26 Juta Melalui gerakan IMO Peduli Korban Gempa NTT, penggalangan dana yang berlangsung sekitar satu minggu tersebut berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp26 juta.
Iduy berharap bantuan yang terkumpul dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang terdampak gempa.
“Diharapkan gerakan IMO Peduli Korban Gempa NTT ini sedikit dapat membantu meringankan,” tambahnya.
Bantuan Disalurkan ke Empat Desa di Kabupaten Nagekeo Bantuan dari gerakan IMO Peduli Gempa NTT telah disalurkan selama tiga hari, mulai 30 Agustus hingga 1 September 2026, di wilayah Kecamatan Keo Tengah, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.
Bantuan disalurkan ke empat desa, yakni:
Desa Wituromba Uwa
Desa Udiworowatu
Desa Maunori
Desa Giri Wawo
Bantuan yang diberikan berupa sembako dan obat-obatan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak bencana.
Bikers Lintas Flores Apresiasi Kepercayaan IMO Ketua Bikers Lintas Flores (BLF), Jefry Hermawan, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Indonesia Max Owners kepada BLF untuk membantu menyalurkan bantuan kepada korban gempa NTT.
Menurut Jefry, aksi tersebut menunjukkan bahwa komunitas otomotif juga dapat membangun solidaritas dan saling membantu ketika masyarakat menghadapi bencana.
“Ini bukti bahwa club motor itu juga bersinergi, saling membantu,” jelas Jefry.
Indonesia Max Owners Dorong Semangat Gotong Royong Pada kesempatan yang sama, Wahwi mewakili Humas IMO menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh Club Max Series yang tergabung dalam Indonesia Max Owners atas donasi yang diberikan untuk korban gempa di NTT.
Menurutnya, gerakan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian komunitas terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit.
“Ini merupakan langkah konkret untuk memastikan semangat gotong royong tetap hidup di masa sulit. Budaya peduli dari teman-teman Max Series yang tergabung di Indonesia Max Owners untuk membantu korban gempa di NTT ini, diharapkan menjadi cerminan bagi masyarakat Indonesia untuk saling tolong menolong,” tutup Wahwi.
Gerakan IMO Peduli Korban Gempa NTT menunjukkan bahwa komunitas otomotif tidak hanya menjadi wadah berkumpul dan berkegiatan, tetapi juga dapat mengambil peran dalam aksi sosial dan kemanusiaan.
Melalui donasi sebesar Rp26 juta yang dihimpun dari 178 Club Max Series, Indonesia Max Owners berupaya menghadirkan semangat solidaritas dan gotong royong bagi masyarakat Nagekeo yang terdampak gempa Flores. (esha)
OtoHub.co – Gempa berkekuatan 7.7 Magnitudo atau (SR) Skala Richter mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur pada hari Sabtu, (15/8/2026) pukul 5.58 WITA.
Gempa tersebut berpusat di Mbay, Kab. Nageko, Nusa Tenggara Timur. 15 menit kemudian gempa susulan terjadi di Labuan Bajo, Kab. Manggarai, Nusa Tenggara Timur sebesar 6.4 SR. Dampak gempa tersebut dirasakan di seluruh kabupaten di Pulau Flores.
Atas musibah bencana ini, Indonesia Max Owners (IMO) menggalang bantuan dari 178 Club Max Series untuk membantu korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Langkah tersebut menjadi bentuk kepedulian IMO sebagai Induk Organisasi Max Series pertama di Indonesia terhadap warga yang terdampak bencana.
Presiden Indonesia Max Owners (IMO) Iduy mengatakan penggalangan dana dilakukan dengan melakukan imbauan kepada 178 Club Max Series dari 10 Regional yang bernaung dibawa IMO.
Seluruh member club Max Series dari berbagai regional diajak secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“Kami mengeluarkan imbauan untuk membantu korban gempa NTT dari sedikit rezekinya, yang rencananya nanti kita minta bantuan BIKERS LINTAS FLORES (BLF) untuk mendistribusikan bantuan ini di lokasi gempa,” ujar Iduy di Jakarta, (31/8).
Iduy menegaskan donasi tersebut tidak bersifat wajib. IMO juga tidak menetapkan nominal.
“Tidak, tidak. Namanya donasi, bukan kewajiban. Silahkan saja. tidak ditarget,” jelas Iduy
Melalui gerakan IMO Peduli korban gempa NTT, dengan waktu sekitar satu minggu ini, akhirnya Donasi terkumpul senilai Rp 26.000.000 (Dua puluh Enam Juta Rupiah) .
“Diharapkan gerakan IMO Peduli Korban Gempa NTT ini sedikit dapat membantu meringankan,” tambahnya.
Bantuan IMO Peduli Gempa NTT sudah disalurkan selama 3 hari dimulai tanggal 30 Agustus – 1 September 2026 di lokasi Kec. Keo Tengah kab. Nagekeo
1. Desa wituromba uwa 2. Desa udiworowatu 3. Desa Maunori 4. Desa Giri Wawo berupa sembako dan obat-obatan.
Jefry Hermawan Ketua Bikers Lintas Flores (BLF), mengucapkan terima kasih juga atas kepercayaan Indonesia Max Owners bagi kami Club yang menyalurkan bantuan gempa NTT ini.
“Ini bukti bahwa club motor itu juga bersinergi, saling membantu”, jelas Jefry.
Di kesempatan yang sama Wahwi mewakili Humas IMO mengucapkan terima kasih kepada seluruh Club yang tergabung dalam IMO, atas donasi nya untuk korban gempa di NTT.
“Ini merupakan langkah kongkret untuk memastikan semangat gotong royong tetap hidup di masa sulit,” sahut Wahwi.
“Budaya peduli dari teman-teman Max Series yang tergabung di Indonesia Max Owners untuk membantu korban gempa di NTT ini, diharapkan menjadi cerminan bagi masyarakat Indonesia untuk saling tolong menolong,” tukas Wahwi
PIKIRAN RAKYAT – Citra positif komunitas sepeda motor di tanah air kini semakin memikat perhatian publik melalui aksi kemanusiaan nyata. Induk organisasi Max Series pertama di Indonesia, Indonesia Max Owners (IMO), membuktikan kepedulian sosial tinggi dengan langsung mengulurkan tangan bagi masyarakat terdampak bencana.
Langkah taktis ini membuktikan keberadaan grup otomotif tidak sekadar ajang berkumpul atau mengaspal di jalan raya. Solidaritas para pecinta roda dua berhasil menghimpun bantuan tanggap darurat guna meringankan beban para korban gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bencana alam gempa tektonik berkekuatan 7,7 Magnitudo sebelumnya telah mengguncang Pulau Flores dengan pusat titik gempa di Mbay, Kabupaten Nagekeo. Dampak guncangan hebat tersebut meluas hingga menggetarkan seluruh kabupaten di pulau kawasan timur Indonesia.
Peristiwa pilu ini langsung memantik simpati mendalam dari para pengendara skuter matik bongsor di berbagai daerah. Mereka bergerak cepat menggalang dana demi menyuplai kebutuhan pokok para pengungsi di area bencana.
Solidaritas Lintas Regional
Mendengar kabar duka dari Flores, jajaran pengurus pusat IMO mengambil langkah sigap. Presiden Indonesia Max Owners, Iduy, segera mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh anggota di seluruh pelosok negeri.
Langkah cepat ini menggerakkan jaringan yang sangat masif. Imbauan tersebut menjangkau sekitar 178 Club Max Series yang bernaung di bawah 10 Regional IMO.
Melalui pendekatan deskriptif yang menyentuh hati, pimpinan organisasi mengajak para anggota menyisihkan sebagian rezeki mereka. Penggalangan dana ini murni didasari rasa kemanusiaan tanpa adanya unsur paksaan maupun patokan nominal tertentu. Hanya dalam kurun waktu sekitar satu minggu, donasi tunai terkumpul hingga mencapai Rp26.000.000 (Dua Puluh Enam Juta Rupiah).
Proses pengumpulan dana tunai tersebut merupakan langkah awal dari rangkaian aksi kemanusiaan ini. Tantangan berikutnya adalah memastikan paket bantuan dapat mendarat tepat sasaran di wilayah terpencil.
Guna menembus jalur distribusi Flores yang sulit, IMO menggandeng komunitas lokal. Pengurus pusat mempercayakan alokasi bantuan lapangan kepada Bikers Lintas Flores (BLF).
Sinergi Distribusi Bantuan Kemanusiaan
Bantuan logistik yang disalurkan berupa bahan makanan pokok atau sembako serta obat-obatan esensial. Penyaluran barang bantuan dilakukan secara maraton selama tiga hari berturut-turut, mulai dari tanggal 30 Agustus hingga 1 September 2026.
Kegiatan penyaluran fokus menyasar kawasan terdampak paling parah di Kecamatan Keo Tengah, Kabupaten Nagekeo. Distribusi logistik menembus empat desa terpencil, yaitu Desa Wituromba Uwa, Desa Udiworowatu, Desa Maunori, dan Desa Giri Wawo.
Ketua Bikers Lintas Flores, Jefry Hermawan, mengungkapkan rasa terima kasih mendalam atas kepercayaan besar dari pimpinan pusat. Kerja sama ini menjadi bukti otentik bahwa klub motor sanggup bersinergi secara nyata dalam aksi sosial.
Sinergi antarorganisasi roda dua mempercepat proses penanganan warga yang membutuhkan suplai medis maupun pangan. Kolaborasi lapangan ini membuktikan bahwa semangat persaudaraan sesama pengendara mampu mengatasi hambatan geografis.
Menutup rangkaian kegiatan tersebut, Humas IMO, Wahwi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota klub yang terlibat. Ia berharap aksi nyata ini mampu menjaga api semangat gotong royong agar terus menyala.
Budaya peduli dari rekan-rekan Max Series menjadi cerminan bahwa komunitas motor dapat menjadi teladan positif bagi publik. Kehadiran klub otomotif terbukti memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas di tengah masa sulit.***
COSMOBIKER LOVERS (Style) – Solidaritas tidak selalu diwujudkan dengan langkah besar. Terkadang, kepedulian yang dikumpulkan sedikit demi sedikit justru mampu menghadirkan harapan bagi mereka yang sedang menghadapi masa sulit. Semangat inilah yang ditunjukkan oleh Indonesia Max Owners (IMO) melalui gerakan IMO Peduli Korban Gempa NTT.
Gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (15/8/2026) pukul 05.58 WITA. Gempa tersebut berpusat di wilayah Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.
Sekitar 15 menit kemudian, gempa susulan berkekuatan 6,4 magnitudo kembali terjadi di wilayah Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai. Guncangan tersebut dirasakan di berbagai wilayah di Pulau Flores dan memberikan dampak bagi masyarakat di sejumlah daerah.
Musibah tersebut menggugah kepedulian Indonesia Max Owners (IMO), sebuah organisasi yang menaungi komunitas pengguna Yamaha Max Series di Indonesia. Bersama 178 Club Max Series yang tersebar di 10 regional, IMO bergerak menggalang bantuan bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur.
Kepedulian yang Dikumpulkan dari Kebersamaan Bagi IMO, komunitas bukan hanya tempat untuk berkumpul, berkendara, atau berbagi kesamaan hobi. Lebih dari itu, komunitas juga menjadi ruang untuk membangun persaudaraan dan menghadirkan manfaat bagi sesama.
Melalui imbauan kepada seluruh Club Max Series yang berada di bawah naungan IMO, para anggota diajak secara sukarela untuk menyisihkan sebagian rezekinya bagi masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
Presiden Indonesia Max Owners (IMO), Iduy, mengatakan bahwa penggalangan bantuan tersebut dilakukan dengan melibatkan seluruh komunitas yang tergabung dalam organisasi IMO.
“Kami mengeluarkan imbauan untuk membantu korban gempa NTT dari sedikit rezekinya. Nantinya, kami meminta bantuan Bikers Lintas Flores (BLF) untuk mendistribusikan bantuan ini langsung ke lokasi gempa,” ujar Iduy di Jakarta, 31 Agustus 2026.
Iduy juga menegaskan bahwa donasi tersebut tidak bersifat wajib. IMO tidak menetapkan nominal tertentu bagi anggota atau komunitas yang ingin ikut berpartisipasi. “Namanya donasi, bukan kewajiban. Silakan saja, tidak ditarget,” jelasnya.
Namun, semangat kepedulian yang tumbuh dari berbagai komunitas tersebut akhirnya berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp26.000.000 hanya dalam waktu sekitar satu minggu.
Jumlah tersebut mungkin terlihat sebagai angka, tetapi di baliknya terdapat kepedulian dari para anggota komunitas yang datang dari berbagai daerah dan latar belakang. Setiap kontribusi menjadi bagian dari sebuah gerakan bersama untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit.
“Diharapkan gerakan IMO Peduli Korban Gempa NTT ini sedikit banyak dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak,” tambah Iduy.
Bantuan Disalurkan Langsung ke Wilayah Terdampak Agar bantuan dapat diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan, IMO bekerja sama dengan Bikers Lintas Flores (BLF) dalam proses pendistribusiannya. Selama tiga hari, mulai 30 Agustus hingga 1 September 2026, bantuan IMO Peduli Gempa NTT disalurkan ke sejumlah wilayah di Kecamatan Keo Tengah, Kabupaten Nagekeo.
Empat desa yang menjadi lokasi penyaluran bantuan tersebut adalah: Desa Wituromba Uwa Desa Udiworowatu Desa Maunori Desa Giri Wawo
Bantuan yang disalurkan berupa sembako dan obat-obatan, sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan masyarakat pascabencana.
Ketua Bikers Lintas Flores (BLF), Jefry Hermawan, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Indonesia Max Owners kepada BLF untuk membantu menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak gempa. “Ini bukti bahwa club motor juga bisa bersinergi dan saling membantu,” ujar Jefry.
Kolaborasi antara IMO dan BLF juga menunjukkan bahwa jarak bukan menjadi penghalang bagi komunitas untuk saling terhubung. Dari berbagai regional di Indonesia, kepedulian dikumpulkan dan kemudian disalurkan melalui tangan-tangan komunitas yang berada lebih dekat dengan masyarakat terdampak.
Ketika Komunitas Bergerak untuk Sesama Di kesempatan yang sama, Wahwi selaku perwakilan Humas IMO menyampaikan terima kasih kepada seluruh Club Max Series yang telah berpartisipasi dan memberikan donasi bagi korban gempa di Nusa Tenggara Timur.
Menurutnya, aksi tersebut merupakan wujud nyata semangat gotong royong yang masih terus hidup di tengah masyarakat Indonesia.
“Ini merupakan langkah konkret untuk memastikan semangat gotong royong tetap hidup di masa sulit. Budaya peduli dari teman-teman Max Series yang tergabung di Indonesia Max Owners untuk membantu korban gempa di NTT ini diharapkan menjadi cerminan bagi masyarakat Indonesia untuk terus saling membantu dan menolong,” tutup Wahwi.
Gerakan IMO Peduli Korban Gempa NTT menjadi pengingat bahwa sebuah komunitas memiliki kekuatan yang jauh lebih besar ketika bergerak bersama. Di balik identitas, jenis motor, daerah, dan komunitas yang berbeda, terdapat satu nilai yang mampu menyatukan semuanya, yaitu kepedulian terhadap sesama.
Bagi para anggota Indonesia Max Owners, perjalanan tidak selalu harus tentang seberapa jauh roda berputar atau seberapa banyak kilometer yang ditempuh. Terkadang, perjalanan terbaik adalah ketika kebersamaan mampu membawa manfaat dan harapan bagi orang lain.
Karena pada akhirnya, komunitas bukan hanya tentang siapa yang berkendara bersama kita, tetapi juga tentang siapa yang dapat kita bantu ketika mereka sedang membutuhkan.
IMO Peduli Gempa NTT membuktikan bahwa ketika 178 Club Max Series bersatu dalam satu semangat, kepedulian dapat melintasi jarak dan berubah menjadi aksi nyata. Sebab menjadi bagian dari komunitas bukan sekadar memiliki hobi yang sama, tetapi juga memiliki hati yang sama untuk saling menguatkan. OmAcho.
JAKARTA, DISWAY.ID– Gempa berkekuatan 7.7 Magnitudo atau (SR) Skala Richter mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur pada hari Sabtu, (15/8/2026) pukul 5.58 WITA.
Gempa tersebut berpusat di Mbay, Kab. Nageko, Nusa Tenggara Timur. 15 menit kemudian gempa susulan terjadi di Labuan Bajo, Kab. Manggarai, Nusa Tenggara Timur sebesar 6.4 SR.
Dampak gempa tersebut dirasakan di seluruh kabupaten di Pulau Flores.
Atas musibah bencana ini, komunitas Maxi Yamaha yang tergabung dalam Indonesia Max Owners (IMO) menggalang bantuan dari 178 Club Max Series untuk membantu korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Langkah tersebut menjadi bentuk kepedulian IMO sebagai Induk Organisasi Max Series pertama di Indonesia terhadap warga yang terdampak bencana.
Presiden IMO, yaitu Iduy mengatakan penggalangan dana dilakukan dengan melakukan himbauan kepada 178 Club Max Series dari 10 Regional yang bernaung dibawa IMO.
Seluruh member club Max Series dari berbagai Regional diajak secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“Kami mengeluarkan himbauan untuk membantu korban gempa NTT dari sedikit rezekinya, yang rencananya nanti kita minta bantuan BIKERS LINTAS FLORES (BLF) untuk mendistribusikan bantuan ini di lokasi gempa,” ujar Iduy di Jakarta, Senin 31 Agustus 2026.
Iduy menegaskan donasi tersebut tidak bersifat wajib. IMO juga tidak menetapkan nominal.
“Tidak, tidak. Namanya donasi, bukan kewajiban.Silahkan saja. tidak ditarget,” tegas Iduy
Melalui gerakan IMO Peduli korban gempa NTT, dengan waktu sekitar satu minggu ini, akhirnya Donasi terkumpul senilai Rp 26.000.000 (Dua puluh Enam Juta Rupiah).
“Diharapkan gerakan IMO Peduli Korban Gempa NTT ini sedikit dapat membantu meringankan”, tambahnya.
Bantuan IMO Peduli Gempa NTT berupa sembako dan obat-obatan ini sudah disalurkan selama 3 hari dimulai tanggal 30 agustus- 1 september 2026 di lokasi Kec. Keo Tengah kab. Nagekeo, di antara :
1. Desa wituromba uwa
2. Desa udiworowatu
3. Desa Maunori
4. Desa Giri Wawo
Jefry Hermawan, selaku Ketua Bikers Lintas Flores (BLF), mengucapkan terima kasih juga atas kepercayaan Indonesia Max Owners bagi kami Club yang menyalurkan bantuan gempa NTT ini.
“Ini bukti bahwa club motor itu juga bersinergi, saling membantu”, ujar Jefry
Di kesempatan yang sama Wahwi mewakili Humas IMO mengucapkan terima kasih kepada seluruh Club yang tergabung dalam IMO, atas donasi nya untuk korban gempa di NTT.
“Ini merupakan langkah kongkret untuk memastikan semangat gotong royong tetap hidup di masa sulit. Budaya peduli dari teman-teman Max Series yang tergabung di Indonesia Max Owners untuk membantu korban gempa di NTT ini, diharapkan menjadi cerminan bagi masyarakat Indonesia untuk saling tolong menolong”, tutup Wahwi
GridOto.com – Indonesia Max Owners (IMO) turut prihatin dengan musibah gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Atas bencana alam tersebut, Induk organisasi Max Series pertama di Indonesia ini menyalurkan bantuan dari donasi member 178 Club Max Series yang bernaung di IMO.
Langkah tersebut menjadi bentuk kepedulian IMO di Indonesia terhadap warga yang terdampak bencana.
Presiden Indonesia Max Owners (IMO), Iduy mengatakan penggalangan dana dilakukan dengan melakukan himbauan kepada 178 Club Max Series dari 10 Regional yang bernaung di bawah IMO.
Seluruh member Club Max Series dari berbagai Regional diajak secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“Kami mengeluarkan himbauan untuk membantu korban gempa NTT dari sedikit rezekinya, yang rencananya nanti kita minta bantuan BIKERS LINTAS FLORES (BLF) untuk mendistribusikan bantuan ini di lokasi gempa,” ujar Iduy di Jakarta, (31/8/26) dari siaran resminya.
Iduy menegaskan donasi tersebut tidak bersifat wajib. IMO juga tidak menetapkan nominal.
“Tidak, tidak. Namanya donasi, bukan kewajiban. Silahkan saja. tidak ditarget,” jelas Iduy
Melalui gerakan IMO Peduli korban gempa NTT, dengan waktu sekitar satu minggu, akhirnya donasi terkumpul senilai Rp 26.000.000.
“Diharapkan gerakan IMO Peduli Korban Gempa NTT ini sedikit dapat membantu meringankan”, tambahnya.
Bantuan IMO Peduli Gempa NTT berupa sembako dan obat-obatan sudah disalurkan selama 3 hari dimulai tanggal 30 Agustus – 1 September 2026 di kecamatan Keo Tengah, kabupaten Nagekeo
1. Desa wituromba uwa2. Desa udiworowatu3. Desa Maunori4. Desa Giri Wawo
Jefry Hermawan, Ketua Bikers Lintas Flores (BLF), mengucapkan terima kasih juga atas kepercayaan Indonesia Max Owners karena pihaknya dipercaya menyalurkan bantuan gempa NTT ini.
“Ini bukti bahwa club motor itu juga bersinergi, saling membantu,” tutur Jefry
Pada kesempatan yang sama, Wahwi mewakili Humas IMO mengucapkan terima kasih kepada seluruh Club yang tergabung dalam IMO atas donasinya untuk korban gempa di NTT.
“Ini merupakan langkah kongkret untuk memastikan semangat gotong royong tetap hidup di masa sulit. Budaya peduli dari teman-teman Max Series yang tergabung di Indonesia Max Owners untuk membantu korban gempa di NTT diharapkan menjadi cerminan bagi masyarakat Indonesia untuk saling tolong menolong”, tandas Wahwi.
Tunjukkan identitas dan kebanggaanmu sebagai bagian dari Indonesia Max Owners dengan kaos resmi IMO yang tampil sporty, elegan, dan nyaman dipakai untuk riding maupun aktivitas sehari-hari.
MUDANESIA – Komunitas Bandung Max Independent (BMI) menandai perjalanan satu dekade dengan menggelar Max Mania 2026 bertajuk “1 Dekade Bandung Max Independent – Ride Beyond Time, Xperience of The Journey” di Sabilulungan Dome, Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (18/7/2026).
Perayaan yang berlangsung meriah ini menjadi momentum penting bagi komunitas pecinta skutik MAXI Yamaha tersebut untuk mengenang perjalanan selama 10 tahun sekaligus mempererat tali persaudaraan antarkomunitas otomotif.
Acara dibuka dengan pemutaran video dokumentasi perjalanan Bandung Max Independent sejak berdiri hingga menjadi salah satu komunitas motor yang aktif di Jawa Barat. Suasana semakin khidmat saat seluruh peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan Mars Indonesia Max Owner (IMO) dan Mars Bandung Max Independent.
Perayaan satu dekade BMI dihadiri sejumlah tokoh dan tamu undangan, di antaranya Kombes Pol Asep Pujiyono, S.I,K., M.H., M.M., CHRA selaku Pembina BMI, Dewan Penasehat BMI Kepala BPBD Kabupaten Bandung Gamber Irmawan Premono S.sos., M.M., Andi Komala, S.H., M.S.I., H. Agus Mandiri, Bah Nahoes, Wawan Dede Amung S, Beat dan Vikal, Ketua Umum BMI Feri MJ, Ketua Pelaksana Denny Hidayat, Yudi Aryanto (Iduy) selaku Presiden Indonesia Max Owner (IMO) Nasional, Bupati Kabupaten Bandung, Dr. H.M. Dadang Supriatna, S.Ip., M.Si. yang diwakili Kepala Dinas Kebudayaan Kab. Bandung, Irvan Ahmad, S.E., M.M., Dispora Kabupaten Bandung Asep Hendra, Hadir pula jajaran Polresta Bandung dan berbagai komunitas motor seperti IBMI, YNCI, Single Fighter, serta komunitas bikers lainnya.
Ketua Pelaksana Max Mania 1 Dekade, Denny Hidayat, menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota, sponsor, donatur, dan panitia yang telah berkontribusi sehingga acara dapat terselenggara dengan sukses.
“Perjalanan selama 10 tahun ini merupakan hasil kerja sama dan kekompakan seluruh keluarga besar Bandung Max Independent. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga perayaan satu dekade ini dapat terlaksana dengan baik. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga,” ujar Denny.
Sementara itu, Ketua Umum Bandung Max Independent, Feri MJ, mengungkapkan bahwa usia 10 tahun merupakan pencapaian yang tidak mudah. Berbagai tantangan telah dilalui bersama hingga akhirnya komunitas tetap berdiri kokoh dan semakin solid.
“Alhamdulillah, hari ini BMI genap berusia 10 tahun. Banyak cerita, tantangan, suka dan duka yang kami lalui bersama. Semua itu menjadi pelajaran berharga untuk menjadikan komunitas ini semakin dewasa, kompak, dan terus berkembang,” kata Feri dalam sambutannya.
Ia berharap Bandung Max Independent terus menjaga semangat persaudaraan serta memberikan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang selama ini menjadi bagian dari program komunitas.
“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh komunitas motor yang telah hadir. Semoga silaturahmi ini terus terjalin. Apa pun kendaraannya dan dari komunitas mana pun, kita semua adalah saudara,” tambahnya.
Sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan satu dekade, panitia menggelar prosesi pemotongan tumpeng yang dilanjutkan dengan foto bersama seluruh tamu undangan dan anggota komunitas. BMI juga menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan hiburan musik yang menghadirkan penampilan Tiba-Tiba Orkes serta DJ Eje & Ferica, menambah semarak perayaan yang dihadiri ratusan anggota komunitas dan pecinta otomotif dari berbagai daerah.
Melalui perayaan satu dekade ini, Bandung Max Independent menegaskan komitmennya untuk terus menjadi komunitas yang tidak hanya aktif dalam dunia otomotif, tetapi juga berkontribusi positif bagi masyarakat melalui semangat persaudaraan, keselamatan berkendara, dan aksi sosial.*
Amin Pandawa dari komunitas Indonesia Max Owner (IMO) membagikan kisah touringnya melalui pengalaman Tour de Sumatera.
Autoride – Pengalaman touring dalam tajuk Tour de Sumatera yang diikuti sejak 31 Mei 2022 lalu menjadi cerita menarik bagi Amin Pandawa, salah satu meber Indonesia Max Owners (IMO). Kegiatan touring ini sendiri memiliki misi untuk mempromosikan kembali pariwisata Indonesia, khususnya di Pulau Sumatera pasca pandemi.
Amin bersama tiga rekannya mengambil rute keberangkatan dari Jakarta dan berakhir di Aceh. Total jarak yang mereka tempuh mencapai lebih dari 3.000 kilometer dengan melintasi 8 provinsi (Jakarta, Banten, Lampung, Sumsel, Jambi, Sumbar, Sumut, Aceh). Dan memakan waktu selama 6 hari perjalanan.“Tour de Sumatera merupakan salah satu kegiatan touring ekspedisi terjauh yang IMO lakukan di tahun ini. Tujuannya selain untuk memberikan semangat terhadap kebangkitan pariwisata Nasional setelah pandemi, kami juga ingin mengajak teman-teman Max Owner yang ada di berbagai chapter di Indonesia untuk kembali aktif dan menikmati aktivitas berkendara mereka,” terang Amin, pencetus kegiatan Tour de Sumatera.
Selama perjalanan touring, Amin beserta rekan-rekanya setidaknya telah menyambangi 5 destinasi alam unggulan yang ada di sepanjang Pulau Sumatera. Untuk kemudian mereka promosikan melalui media sosial. Mulai dari Way Kambas di Lampung, Danau Kerinci di Jambi, Ngarai Sianok di Bukit Tinggi, Danau Toba di Medan, hingga Tugu Nol Kilometer di Kota Sabang, Aceh yang juga menjadi titik akhir dari perjalanan ekspedisi.
Meskipun harus menempuh jarak sejauh ribuan kilometer dengan melewati kondisi jalan Sumatera yang medannya beragam seperti dataran tinggi pegunungam dan pesisir pantai yang panas serta berpasir, namun Amin mengatakan bahwa All New NMax 155 Connected ABS yang dikendarainya sama sekali tidak mengalami kendala yang berarti. Bahkan dirinya mengaku merasa sangat nyaman dan percaya diri menggunakan motor tersebut tatkala harus blusukan ke berbagai tempat wisata dengan medan jalan yang rusak.
“Ini bukan kali pertama saya touring jarak jauh pakai All New NMax, sebelumnya pernah juga jelajah Pulau Sulawesi sejauh lebih dari 1.000 kilometer pakai motor ini dan Alhamdulilah aman tidak pernah ada masalah. Kali ini touring lintas Sumatera juga sama, kondisi motor aman-aman aja. Saya pribadi menilai All New NMAX itu adalah motor yang sangat pas untuk para pecinta touring karena posisi berkendara nyaman, fiturnya lengkap, tarikan enak dan juga kaki-kakinya kuat, hampir tidak ada kekurangan,” jelas Amin. (Maston/Foto: Yamaha)